logo-header

5 Gejala Kanker Testis yang Perlu Diwaspadai


Kanker testis merupakan penyakit yang tidak hanya menyerang orang dewasa. Penyakit ini juga dapat menyerang pria remaja mulai rentang usia 15 tahun. Meski penyakit kanker testis jarang terjadi bila dibandingkan kanker prostat, Anda tidak boleh menyepelekannya. Untuk itu, Anda perlu mengenali gejala kanker testis dari awal untuk melakukan tindakan pencegahan. Berikut gejala kanker testis yang perlu Anda ketahui.

 

Terdapat benjolan atau bengkak di bagian testis

Gejala kanker testis yang paling sering muncul di awal dan dialami oleh penderitanya ialah perubahan ukuran testis. Perubahan ini ditandai dengan adanya benjolan ataupun pembengkakan. Biasanya, gejala dikenali dengan perbedaan ukuran testis satu lebih besar dari testis lainnya. Atau testis yang satu lebih kecil dari lainnya.

 

Pembengkakan ini terjadi karena adanya ketidakseimbangan hormon. Semisalnya penurunan hormon testosteron atau hormon ekstrogen yang meningkat. Gejala awal ini terkadang juga dibarengi dengan rasa nyeri, namun dalam banyak kasus para penderitanya tidak merasakan sakit.

 

Bagian dada terasa sakit

Pada kasus tertentu, gejala kanker testis berikutnya adalah munculnya pertumbuhan pada bagian dada dan payudara. Hal ini di dalam dunia medis disebut sebagai ginekomastia. Pertumbuhan jaringan payudara ini dikarenakan adanya hormon humanchorionic gonadotropin (HCG). Di saat yang sama, sel kanker tersebut juga memproduksi hormon estrogen. Hormon inilah yang membuat hasrat seksual Anda menjadi menurun.

 

Pubertas terlalu dini pada pria

Penyakit kanker testis tidak hanya menyerang para pria dewasa, akan tetapi penyakit ini juga bisa menyerang remaja ketika memasuki usia pubertas. Idealnya, usia pubertaas normal pada anak laki-laki adalah saat memasuki usia sembilan tahun. Namun, pubertas dini oleh para ahli kesehatan juga menjadi salah satu pemicu gejala kanker testis yang patut untuk diwaspadai.

 

Beberapa sel tumor dapat menghasilkan hormon androgen, hormon ini dikenal sebagai hormon seksualitas pada pria. Sel tumor ini bisa membuat seorang anak mengalami pubertas seperti perubahan suara, pertumbuhan rambut wajah, dan bagian tubuh lainnya. Jika pada pria pubertas dini bisa menyebabkan kanker testis, maka pada wanita pubertas dini berpotensi berdampak pada peningkatan risiko kanker rahim dan kanker payudara.

 

Nyeri pada bagian punggung dan sesak napas

Pada gejala kanker testis yang lebih lanjut, penderita biasanya akan mengalami nyeri yang hebat pada bagian punggung. Khususnya punggung bagian bawah. Jika penderita mengalami rasa nyeri ini, itu berarti kanker tidak hanya menyerang bagian testis, tetapi juga menyebar ke bagian kelenjar getah bening. Letak kelenjar getah bening ini berada di bagian belakang perut.

 

Dampak dari menyebarnya gejala kanker testis lebih lanjut adalah bisa ikut menjalar hingga ke bagian paru-paru. Maka dari itu, bila kanker testis sudah menjalar ke bagian paru-paru, akan membuat pasien atau penderita mengalami kesulitan bernapas atau sesak napas. Tidak hanya itu, kanker testis juga bisa menyebabkan pembekuan darah yang umumnya ditemukan pada bagian kaki.

 

Tubuh menjadi mudah lelah

Berikutnya adalah tubuh akan menjadi mudah lelah. Memang, tubuh yang lelah bisa disebabkan oleh banyak faktor. Namun, bila Anda merasa lelah tanpa alasan yang jelas, maka patut untuk dicurigai. Kelelahan yang disebabkan oleh faktor di atas seperti nyeri punggung yang hebat, pembengkakan kaki, dan susah bernapas bisa jadi ada kemungkinan gejala kanker testis.

 

Anda tidak perlu khawatir dengan gejala kanker testis di atas. Sebelum menjalar ke bagian lain, ada baiknya untuk selalu rutin memeriksakan diri ke dokter. Selain itu, pola hidup sehat dengan berolahraga dan memenuhi nutrisi tubuh yang cukup juga menjadi faktor penting dalam mencegah gejala kanker testis tersebut. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan Anda tentang kanker testis.

OTHER NEWS & ARTICLES