logo-header

AHCC Sosialisasi SADARI Kanker Payudara ke Jaringan Komunitas BNI Life Surabaya


Dari semua jenis kanker, kanker payudara menduduki peringkat pertama kanker yang diidap oleh pasien di Indonesia. Hal ini dikarekankan kanker payudara tidak lagi hanya diidap oleh wanita usia tua melainkan juga banyak ditemukan pada wanita usia produktif. Dan pada umumnya 70 persen pasien kanker payudara terdiagnosa pada stadium lanjut. Rata-rata mereka datang ke Rumah Sakit Kanker sudah pada stadium 3 atau lebih.

 

Hampir dari semua jenis kanker memiliki presentase kesembuhan yang tinggi ketika terdeteksi pada stadium awal. Sayangnya kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri lebih awal masih sangat kurang. Selain itu masih banyak yang tidak paham tanda dan gejala-gejala yang kerap muncul menyertainya.

 

Berdasarkan fakta dan kondisi tersebut, Adi Husada Cancer Center (AHCC) sebagai pusat layanan kanker terintegrasi swasta pertama untuk Indonesia timur yang memiliki misi membangun kehidupan yang lebih sehat dan konsen untuk meningkatkan kesadaran dan pecegahan kanker, pada Rabu (27/2) AHCC bekerjasama dengan BNI Life Surabaya menggelar acara Health Talk SADARI Kanker Payudara Wanita & Pria.  SADARI kependekan dari Periksa Payudara Sendiri merupakan cara termudah untuk mendeteksi kelainan pada bentuk, ukuran, serta tekstur payudara. Pemeriksaan ini bisa membantu menilai kemungkinan adanya kanker payudara sedini mungkin.

 

Gelaran Health Talk kali ini dibagi menjadi dua sesi, yang pertama sesi pengantar dan pengenalan kanker payudara yang dibawakan oleh dr. Bambang Widjanarko, Sp. Rad (K) Onk. Rad. Kemudian dilanjutkan sesi kedua, sesi praktik periksa payudara sendiri oleh Virgie Keen Prihaticha, perwakilan Can Care Indonesia.

 

sambutan Mima D Kusumastuti, manajer marketing BNI Life SurabayaSebelum dua sesi ini dimulai, acara dibuka oleh sambutan dari Mima D Kusumastuti, manajer marketing BNI Life Surabaya.  Dalam sambutanya, wanita yang akrab disapa Mima ini mengungkapkan bahwa sengaja memilih tema SADARI Kanker Payudara ini dikarenakan banyak masyarakat utamanya perempuan yang terlambat dalam penanganan kanker payudara dikarenakan  belum paham faktor risiko dan gejala kanker payudara serta bagaimana melakukan deteksi dini dan pencegahannya. Beliau berharap dengan Health Talk ini anggota jaringan komunitas BNI Life dapat memiliki kesadaran melakukan deteksi dini SADARI untuk menekan dampak risiko kanker payudara.

 

Dalam paparan presentasi pengantar dan pengenalan kanker payu dara, dokter Bambang menjelaskan banyak hal terkait kanker payudara mulai perbedaan tumor dan kanker, faktor risiko, tanda dan gejala, macam bentuk kanker payu dara hingga diagnosis dan penanganannya. Dokter Bambang berpesan bahwa kita tidak perlu terlalu takut pada kanker, asal sadar akan perubahan yang terjadi pada tubuh kita dan rutin melakukan pemeriksaan utamanya pemeriksaan yang dapat dilakukan sendiri seperti SADARI untuk kasus kanker payudara.

 

Virgie - cancare Indonesia SADARISetelah belajar banyak tentang kanker utamanya kanker payudara dari dokter Bambang, masuk sesi dua peserta yang hadir diajarkan bagaimana melakukan deteksi dini kanker payudara dengan metode SADARI. Virgie menjelaskan detail bagaiman melakukan SADARI mulai dari posisi terbaik hingga cara pemijatan untuk mengetahui adanya benjolan di area payudara. Peserta juga diajak praktik deteksi langsung dengan melakukan pijatan pada payudara tiruan yang disediakan. Kemudian peserta diminta menunjukkan posisi benjolan yang ada di payudara tiruan tersebut.

 

Acara yang digelar di ruang pertemuan lantai 6 gedung BNI Graha Pangeran Surabaya ini dihadiri kurang lebih 30 orang dari jadingan komunitas BNI Life Surabaya.

OTHER NEWS & ARTICLES